MALUKU,SBB,-Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat akan terus memastikan bahwa kebijakan dan anggaran pendidikan benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dalam hal ini, Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Dana BOSP bukan sekadar anggaran rutin sekolah, melainkan amanah negara yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan peserta didik.
Demikian disampaikan Bupati Asri Arman dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas pengelolaan dana BOSP Sekolah Dasar tahun 2026, di lantai III Kantor Bupati SBB, Selasa (20/10/2026).
Dikatakannya, keberhasilan pengelolaan Dana BOSP tidak boleh hanya diukur dari terserapnya anggaran atau lengkapnya dokumen administrasi.
Lebih lanjut, menurut Bupati yang lebih penting adalah sejauh mana dana tersebut memberikan manfaat nyata bagi sekolah, membantu guru melaksanakan pembelajaran, memenuhi kebutuhan prioritas satuan pendidikan, dan meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik.
“Semua itu membutuhkan dukungan pengelolaan anggaran yang baik, program pendidikan yang dirancang dengan baik tidak akan memberikan hasil optimal apabila anggarannya tidak dikelola secara benar.”ujarnya.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati menegaskan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam pengelolaan dana BOSP.
Yang pertama, tingkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola dana BOSP.
Kedua, utamakan transparansi, akuntabilitas dan integritas.
Ketiga, pastikan dana BOSP memberikan manfaat langsung bagi peningkatan mutu pembelajaran
Keempat, perkuat pemerataan dan perhatian terhadap kondisi sekolah di Kabupaten SBB.
Dalam pelaksanaan sosialisasi ini orang nomor satu di Kabupaten SBB sangat berharap agar meningkatnya pemahaman dan kemampuan para pengelola Dana BOSP dalam merencanakan, melaksanakan, melaporkan, serta mempertanggungjawabkan penggunaan dana sesuai ketentuan.
Bupati bilang, kita ingin anggaran pendidikan benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, bukan sekadar angka dalam dokumen keuangan.
“Saya percaya, dengan komitmen yang kuat, kerja sama yang baik, serta pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab, kita dapat membangun pendidikan dasar yang semakin berkualitas dan merata di Kabupaten Seram Bagian Barat.”harapnya(**)

