AMBON-Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan bahwa ajang malam puncak pemilihan jujaro-mungare 2025 ini bukan semata kontestasi kecantikan dan ketampanan, tetapi panggung penting untuk menunjukkan kualitas, wawasan, dan komitmen generasi muda terhadap masa depan kota.


Pemilihan Jujaro dan Mungare Kota Ambon bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang aktualisasi diri bagi generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan
Demikian diungkapkan Wali Kota Ambon saat membuka kegiatan dimaksud, bertempat di Baliroom Hotel Santika Premiere Ambon, Sabtu (23/8/2025) malam.
Acara ini sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Ambon ke-450. Serta menjadi simbol pembinaan karakter generasi muda sebagai motor penggerak pariwisata berkelanjutan di Kota Ambon.
Pemilihan Jujaro dan Mungare 2025 mengusung tema “Generasi Muda Ambon sebagai Agen Perubahan untuk Pariwisata Berkelanjutan.”
Disampaikan Wali Kota, tema ini selaras dengan visi besar Pemerintah Kota Ambon dalam membangun konsep pariwisata terintegrasi yang mengangkat potensi lokal secara global.
Pemerintah Kota Ambon menyadari tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga pengaruh negatif media sosial. Oleh karena itu, ajang seperti Jujaro dan Mungare dijadikan sebagai bagian dari strategi pembentukan karakter anak muda yang unggul.
“Tantangan anak muda kita hari ini kompleks. Ajang ini menjadi upaya membentuk karakter dan mental generasi Ambon agar tidak tergerus oleh budaya luar, tapi justru menjadi pelopor perubahan di kotanya sendiri,” ujar Bodewin dalam pidatonya yang disambut antusias tamu undangan.
Diakhir sambutannya, Walikota memberi pesan khusus kepada para pemenang agar tidak berhenti pada gelar simbolik, tetapi aktif menjadi representasi generasi Ambon yang visioner dan berkarakter dalam setiap kegiatan pemerintahan maupun sosial masyarakat.
“Kalian bukan hanya wajah kota ini, tapi juga jiwa dari Ambon yang kita cintai. Jadilah duta yang terus membawa pesan bahwa Ambon adalah kota yang indah, aman, bersahabat, dan kaya budaya,” tutup Bodewin Wattimena.(**)

