SBB-Sebagai tindak lanjut dari kebijakan efisiensi anggaran yang diperintahkan Presiden Probowo, sehingga akan berdampak pula pada pemangkasan dana Pokir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku.
DPRD SBB harus menerima kenyataan pahit ini, apalagi pokir yang sudah di janjikan kepada masyarakat tahun ini tidak dapat terealisasi karena sudah dipangkas akibat dari efisiensi anggaran. Dan pastinya menambah panjang daftar janji DPRD kepada rakyat.
Informasi yang diterima media ini, Pokir DPRD SBB yang sudah terdaftar di beberapa dinas harus dicoret demi efisiensi anggaran.
Jumlah keseluruhan pokir DPRD SBB yang dipangkas sekitar Rp 5,3 milyar, dari Dana Alokasi Umum peruntukan infrastruktur.

Untuk meyakinkan benar adanya pemotongan pokir milik DPRD SBB, Wartawan media ini mengkonfirmasi Wakil Ketua II DPRD Abdul Rauf Latulumamina.
Saat dikonfirmasi lewat via WhatsApp-nya, Kamis (13/2/2025) Latulumamina membenarkan adanya pemangkasan dana Pokir DPRD SBB tindak lanjut dari kebijakan efisiensi anggaran yang diperintahkan Presiden Probowo.
”Ya betul, ada sekitar Rp 5,355 milyar dana Pokir DPRD SBB dipangkas,” beber Latulumamina.
Pokir yang dipangkas itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) peruntukan Infrastruktur. Pemangkasan pokir ini sudah dibicarakan dan semua anggota DPRD SBB setuju demi efisiensi anggaran,(**).

