SBT,Teraslalane.com – Camat Siritaun Wida Timur Imran Patiekon menitipkan pesan kepada warga masyarakat Desa Keta dalam rapat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) ekstrim, jumat (26/06/2026).
Imran Patiekon mengatakan, masyarakat yang mendapat bantuan dari pemerintah melalui Dana Desa (DD), mesti memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik.
Dia juga mengingatkan pengajar TK/PAUD, Pengajar di TPQ dan Kader posyandu agar bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
” Sebelum Adanya Dana Desa, guru-guru mengaji kita terdahulu bertanggung jawab mengajarkan kita hingga kita dapat mengetahui dan membaca Alqur’an, sekarang kita diberi bantuan oleh pemerintah, justru semangat mengajar anak-anak kita malah melempem,” begitu pesan yang disampaikan Camat SWT itu.
Sebagai camat, dirinya terus mengawasi dan memberikan pendampingan terhadap setiap program pemerintahan yang dijalankan oleh semua Desa se_Kecamatan Siritaun Wida Timur.
” saya juga berpesan kepada semua BPN dan BPNA di sekacamatan Siritaun Wida Timur, agar aktif melakukan pengawasan terhadap pemerintahan di Desa masing-masing,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Desa Keta Kecamatan Siritaun Wida Timur, Akib Rumakamar menyampaikan permintaannya kepada semua penerima bantuan dari Dana Desa, agar benar-benar serius menjalankan tugas mereka sebagai orang diberi tangggung jawab mengabdi kepada masyarakat di Desa yang dia pimpin.
” Ini bukan uang pribadi yang beta (saya) kasi ke bapak/ibu, tapi ini uang pemerintah yang disalurkan melalui Dana Desa. Jadi, kepada guru TK/Paud, TPQ dan kader posyandu, setelah menerima haknya nanti, tolong memperhatikan janggungjawabnya sebagai orang yang mengabdikan dirinya kepada masyarakat,” Pinta Akib Rumakamar.
Untuk diketahui, Desa Administratif Keta telah melakukan pencairan DD tahab pertama dan menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga penerima BLT ekstrim, pengajar TK/Paud, pengajar TPQ dan kader posyandu.

