Bupati Zulkarnain Awat Amir: Golkar Masih Miliki Daya Tarik Politik yang Kuat di Maluku Tengah

MALTENG,-Partai bukan sekadar kendaraan untuk meraih kekuasaan, melainkan wadah untuk merawat gagasan, membentuk karakter kader, serta memperjuangkan kepentingan rakyat secara berkelanjutan.

“Kualitas sebuah partai tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi dari konsistensi pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.”

Demikian disampaikan Bupati Zulkarnain Awat Amir dalam sambutannya di acara Pembukaan Musda Partai Golongan Karya (Golkar) Maluku Tengah, Bertempat di Islamic Center Kota Masohi, Selasa 21 April 2026.

Musda hari ini menjadi momen penting bagi konsolidasi partai, sekaligus ruang refleksi bagi seluruh kader untuk menata langkah ke depan.

Dalam kesepakatan itu pula, Bupati mengingatkan bahwa Partai Golkar memiliki sejarah panjang yang dibangun di atas semangat kekaryaan.

Filosofi ini, menurutnya, harus terus dihidupkan dalam setiap langkah politik. Politik tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus melahirkan karya nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Keberpihakan kepada rakyat harus tampak dalam tindakan konkret, mulai dari kebijakan hingga pelayanan.”ujarnya.

Musda ke-10 ini pun dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah perjuangan partai. Tidak hanya sebagai forum organisasi, tetapi juga sebagai ruang dialog yang sehat untuk menajamkan visi dan memperkaya gagasan.

Dalam dinamika yang berkembang, Bupati Zulkarnain melihat tingginya perhatian publik terhadap Musda sebagai tanda bahwa Golkar masih memiliki daya tarik politik yang kuat di Maluku Tengah.

Zulkarnain menilai dinamika yang muncul, baik di ruang publik maupun media sosial, sebagai sesuatu yang wajar dan bahkan positif.

“Dari perbedaan pandangan, akan lahir energi baru, kompetisi yang sehat, serta peluang munculnya pemimpin-pemimpin masa depan, agar seluruh proses tetap berjalan dalam koridor etika, dengan mengedepankan dialog yang santun dan sikap saling menghargai,”pungkasnya (**)