SBT,Teraslalane.com – Fraksi Pembangunan Amanat Drmokrasi (PAD), mendesak Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri untuk fokus mengamankan nasib tenaga honorer yanng berstatus R2 dan R3.
Ketua Fraksi PAD Fathul Kwairumaratu mengungkapkan, per 1 Oktober tahun ini, portal pengusulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan ditutup, maka Bupati SBT harus cepat mengusulkan kurang lebih 3 ribu tenaga honorer lingkup pemerintah kabupaten seram bagian timur sebelum bulan ini berakhir.
Bupati SBT ini diminta serius mengurusi hajat warga masyarakat, terutama bagi meraka yang saat ini mengabdi kepada pemerintah dengan status sukarelawan tersebut.
Baginya, selagi pemerintah pusat membuka ruang, maka pemerintah daerah wajib memanfaatkan peluang ini, karena kedepan peluang-peluang seperti itu sulit didapatkan. Bahkan berpotensi tidak lagi dibuka penerimaan pegawai negeri dengan kategori CPNS dan PPPK.
” Saya sudah sampaikan kepada anggota Fraksi saya, bahwa terkait honorer ini akan saya sampaikan dalam pandangan akhir Fraksi nanti, karena kami di Fraksi PAD tetap mengawal kepentingan rakyat” Ucapnya, selasa (09/09/2025).
Fathul yang juga adalah ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, pemerintah daerah tidak boleh berasalan dengan kondisi anggaran daerah. Karena DPRD sebagai perwakilan rakyat wajib menyampaikan aspirasi masyarakat.
Pernyataan Ketua Fraksi PAD ini, juga mendukung semangat pemerintah daerah dalam rangka mengurangi angka pengangguran di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur.
Dia merincikan, saat ini SBT memiliki pengangguran terbuka sebanyak 2.112 orang, jumlah tersebut berdasarkan data Statistik, ‘SBT dalam angka’ tahun 2025. Sehingga kesempatan pengusulan PPPK paruh waktu ini harus dimanfaatkan oleh Bupat dan Wakil Bupati selaku pamangku kepentingan tertinggi di Daerah.
“Sesuai data Statistik, pengangguran terbuka di SBT sebanyak 2.112 orang, ini data terbaru SBT dalam angka, ” Jelas Anggota DPRD asal Dapil dua itu. (BW)

