MALUKU,SBB,- Karnaval budaya bukan sekedar perayaan seni dan tradisi, tetapi merupakan ruang untuk menampilkan kekayaan indentitas, memperkuat persaudaraan.
“Meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun Maluku yang maju, sejahtera dan berdaya saing,”
Demikian diungkapkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya diacara puncak perayaan hari jadi Desa Waimital, Bertempat di Lapangan Kusama Tani, Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, SBB, Sabtu (3/10/2026).
Karnaval budaya HUT ke-72 Desa Waimital tahun 2026 dengan mengangkat tema,”Harmoni Dalam Inovasi Berkarya Membangun Desa,”

Lebih lanjut, dikatakan Gubernur bahwa karnaval budaya ini juga menjadi momentum untuk memberikan ruang bagi UMKM dan pelaku seni, budayawan, pelaku ekonomi kreatif bahkan generasi muda untuk menampilkan kreativitas dan inovasi mereka.
Lewat karnaval ini, kita dapat memperkenalkan kekayaan budaya Maluku kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal,
“Mari kita jadikan Budaya sebagai kekuatan pemersatu,”ajak orang nomor satu di Maluku itu, Jadikan pula sebagai sumber inspirasi dan modal pembangunan yang mampu memberikan nilai tambah bagi kesehatan masyarakat.
Diakhir sambutannya, Gubernur berpesan kepada generasi muda Maluku, agar terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri.
Jadilah generasi yang bangga terhadap identitas budaya sendiri, tetap terbuka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan pengembangan zaman.
“Saya yakin, potensi SDA maupun SDM Maluku khususnya di Kabupaten SBB akan terus dikembangkan untuk mencapai cita-cita bersama yakni Masyarakat Adil dan Sejahtera Par Maluku Pung Bae,”pungkasnya(**)

