BURU-Universitas Iqra Buru (UNIQBU) Kabupaten Buru, Provinsi Maluku wisudakan 317 sarjana, dari delapan (8) fakultas.
Dengan diwisudakan 317 sarjana, Bupati Buru Ikram Umasugi berharap Universitas Iqra Buru (Uniqbu) terus melahirkan generasi unggul, serta siap mengabdi bagi tanah Buru, Maluku, dan Indonesia,
Harapan itu disampaikan Bupati Buru saat memberikan sambutan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Dalam Rangka Wisuda Sarjana Angkatan XIX Tahun Akademik 2024-2025, Bertempat di Auditorium AR Tukuboya Kampus Uniqbu Namlea, Sabtu (30/08/2025).
Bupati juga mengingatkan, seorang sarjana memiliki dua tanggung jawab besar, yakni tanggungjawab akademis. Dimana mereka : dituntutagar selalu menjaga integritas, terus mengembangkan pengetahuan, dan tidak berhenti belajar.
Berikutnya, tanggung jawab sosial, agar para alumni Uniqbu ini mengabdikan ilmu untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Adik-adiku, jangan pernah merasa bahwa perjalanan kalian sudah selesai. Hari ini justru titik awal perjuangan.
Ingatlah, bahwa dunia ini tidak memberi jalan mudah bagi siapa pun. Tetapi mereka yang tekun, sabar, dan berani keluar dari zona nyaman, akan menemukan keberhasilan yang hakiki,”kata Ikram menggugah hati para wisudawan-wisudawati.
Menurut Ikram, persaingan bukan ancaman, melainkan sarana untuk meningkatkan kapasitas diri. Dan kesuksesan autentik bukan hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan diraih, tetapi seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Menyentil soal kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal,vditegaskannya, kalau potensi itu hanya akan bernilai bila diolah dengan ilmu pengetahuan.
Idealnya karya nyata, mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan produktivitas pertanian, ditransformasikan menjadi memajukan pendidikan, menjaga kelestarian lingkungan, dan membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan kata lain, lanjut Ikram, para alumni Uniqbu ini tidak hanya dituntut utuh menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja, pemimpin perubahan, dan pionir pembangunan.(NB)

