Wakil Bupati Maluku Tengah Pimpin Rakor TP3S: Sasaran Prioritas Pada Tiga Kelompok Kritis

MALTENG,-Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Maluku Tengah, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) TP3S yang berlangsung di Operational Room Kantor Bupati pada Rabu, 21 Januari 2026.

Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengawali pelaksanaan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tahun anggaran 2026.

Rakor perdana tersebut diibaratkan sebagai kompas strategis yang akan menuntun arah kebijakan dan pelaksanaan intervensi stunting agar berjalan secara presisi, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Fokus utama rapat adalah menyinkronkan data lintas instansi, memastikan akurasi data hingga tingkat desa, serta menjamin alokasi anggaran benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan kelompok rentan.

Dalam rapat, Wakil Bupati menegaskan bahwa sasaran prioritas TP3S tahun 2026 terbagi dalam tiga kelompok kritis, yakni calon pengantin (catin) melalui edukasi pra-nikah dan pemeriksaan kesehatan dasar.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui melalui penguatan asupan gizi serta pemantauan rutin, serta balita usia 0–59 bulan dengan penekanan khusus pada pemenuhan kebutuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Strategi yang diusung pada tahun ini menekankan pemanfaatan digitalisasi pemantauan melalui aplikasi ePPGM dan web monitoring, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Pendekatan keluarga menjadi kunci dengan menggerakkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk melakukan pendampingan langsung dari rumah ke rumah.

Selain itu, ketahanan pangan lokal dimaksimalkan melalui pemanfaatan bahan pangan lokal berkualitas untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta integrasi program akses air bersih dan sanitasi pada wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi.

Wakil Bupati bilang, bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keakuratan data dan sinergi seluruh OPD pengampu.

“Tanpa data yang valid, intervensi hanya akan menjadi angka di atas kertas.” Ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh OPD dan ASN sebagai modal utama untuk mewujudkan komitmen pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Zulkarnain Awat Amir dan Wakil Bupati Mario Lawalata, demi menghadirkan masa depan yang lebih sehat dan berkualitas bagi generasi Maluku Tengah.(**)