GMNI-LMND Demo, tuntut Pemda Selesaikan Hak PPPK Paruh Waktu

SBT,Teraslalane.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Cabang Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar aksi demonstrasi, senin (27/07/2026).

Aksi yang dilakukan kedua organisasi kemahasiswaan tersebut menuntut pemerintah daerah secepatnya dan jujur menyalurkan hak (gaji) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pantauan media ini, GMNI dan LMND melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati dan depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) SBT.

Aksi itu dimotori langsung Ketua GMNI Muhamad Nur Hulihulis dan Ketua LMND SBT Jainal Kelderak.

Kepada media ini Ketua Cabang GMNI SBT Muhamad Nur Hulis-hulis mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mengingatkan pemerintah daerah agar jujur dalam menyalurkan gaji PPPK Paruh Waktu, sebab pemerintah daerah dinilai tidak konsisten dalam penyaluran hak pegawai PW di SBT.

” Kami dari GMNI dan LMND meminta agar pemda memperjelas pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu,” ucap M Nur Hulihulis.

Sebab bagi Ketua Cabang GMNI SBT ini, polemik gaji PPPK PW di SBT telah menimbulkan banyak pertanyaan, namun enggan disampaikan langsung oleh para pegawai PPPK.

Dia menambahkan, polemik penyaluran gaji PPPK SBT menjadi viral diseantero wilayah kabupaten seram bagian timur.

” Polemik gaji PW ini viral di SBT, dimana PW sudah kerja enam bulan dan baru dibayar lima bula yakni, januari, fabruari, maret dan mei sampai juni, itupun disalurkan dengan metode nyicil,” ucap Ketua Cabang GMNI SBT itu.

Sementara itu, Ketua Cabang LMND Jainal Kelderak mengaku, kecewa dengan mekanisme penyaluran gaji PPPK PW seperti yang dilakukan pemerintah daerah saat ini.

” sebagai penyambung lidah masyarakat, kami kecewa dengan cara pemerintah daerah atas mekanisme pembayaran gaji PPPK PW di SBT,”  akuinya.

Untuk diketahui, Kedua organinasi Cabang Seram Bagian Timur itu telah menyerahkan poin tuntutan mereka kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Anggota DPRD SBT yang telah mereka temui.