Bupati SBB Ikut Orientasi Kepemimpinan: Diberi Pemahaman Implementasi Nilai NKRI, Kebijakan Keuangan dan Ekonomi

Foto: Para Kepala Daerah di Maluku Duduk bersama dan Berdiskusi.

MAGELANG-Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku Asri Arman mendapatkan materi tentang implementasi nilai NKRI, implementasi Bhineka Tunggal Ika, kebijakan keuangan serta pertumbuhan ekonomi di kegiatan orientasi kepemimpinan di Magelang, Minggu (23/2/2025).

Hari ini, masuk hari ketiga retreat kepala daerah, Alhamdulillah Pak Bupati Asri Arman dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan kegiatan orientasi kepemimpinan.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Setda SBB, Nazli Angkotasan lewat rilis persnya yang diterima media ini.

Sebelum orientasi kepemimpinan dilaksanakan, diawali sarapan pagi ditenda masing-masing, apel dan dilanjutkan dengan ibadah sesuai agamanya masing-masing. Kegiatan kerohanian berlangsung selama dua jam, dari pukul 08:00 sampai dengan 10:00 WIB.

Materi pertama yang diterima Pak Asri Arman adalah materi implementasi nilai NKRI. Materi yang paparkan oleh nara sumber Lemhanas, Laksamana Muda TNI (Purnawirawan) Prasetya Nugraha, menitikberatkan pada pemahaman serta peran kepada daerah dalam menerapkan nilai-nilai NKRI dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai abadi negera atau sebagai masyarakat.

”Kemampuan kepala daerah dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia,” kata Angkotasan merangkum materi yang dipaparkan Nugraha itu.

Selanjutnya, dalam paparan Caturida Meiwanto soal implementasi Bhineka Tunggal Ika, kata Angkotasan pada materi ini kepala daerah diberikan wawasan dalam memimpin tentang arah kebijakan pembangunan daerah yang berbasis dengan menerapkan nilai toleransi, keadilan dan gotong royong.

”Kebijakan program yang diambil pemerintah harus inklusif dan rama terhadap nilai-nilai Keagamaan,” ujar Angkotasan.

Kegiatan di hari ketiga ini, disampaikan Angkotasan diisi dengan diskusi kelompok tentang perkembangan lingkungan strategis, berbagai informasi, pengalaman terkait dengan implementasi nilai NKRI, serta Kebhinekaan dalam birokrasi pemerintahan dan politik pemerintahan.

Diakhir, kegiatan selanjutnya ditutup dengan penyampaian materi oleh Mentri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani. Materi yang disampaikan terfokus dengan kebijakan keuangan negara dan pertumbuhan ekonomi.”tutup Angkotasan,(**).