HUT ke-21, Ini Pencapaian Pembangunan SBB Selama 8 Bulan Dibawa Kepemimpinan Achmad Jais Ely

SBB,Teraslalane.Com-Dalam rapat Paripurna HUT Ke-21 SBB, Penjabat Bupati Achmad Jais Ely memaparkan sejumlah indikator capaian pembangunan Bumi Saka Mese Nusa selama kurang lebih delapan (8) bulan. Selasa (7/1/2025),Bertempat di Ruang Sidang Utama Paripurna DPRD setempat.

Kata dia, keberhasilan ini semoga menjadi motivasi dan dorongan serta kemajuan pada perubahan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam mencapai cita-cita yang ideal sesuai harapan dan impian dalam tema perayaan HUT kali ini yaitu “Seram Bagian Barat Berbudaya, Maju dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam menata pembangunan daerah kurang lebih delapan bulan ini, ada beberapa indikator capaian pembangunan dari data sosial ekonomi strategis yang dirilis oleh badan pusat statistik Kabupaten SBB diantara lain.

Sebut Penjabat Bupati SBB, pertama, Indikator kemiskinan, angka penduduk miskin di kabupaten SBB pada tahun 2023 berada pada angka 38,87 turun menjadi 38,78 dengan presentase penduduk miskin tahun 2023 pada angka 22,39 turun menjadi 22,31 dan indeks kedalaman kemiskinan dari angka 4,56 turun menjadi 3,38 dan indeks keperluan kemiskinan tahun 2023, pada angka 1,43 turun menjadi 0,81.

2). Indikator perkembangan ketenaga kerjaan yaitu tingkat partisipasi angkatan kerja tahun 2023 pada angka 62,72 % meningkat menjadi 69,11 %, dan tingkat kesempatan kerja tahun 2023, dari angka 95,26 % naik menjadi 95,48%, selain itu tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 dari angka 4,74% turun menjadi 4,52% dan employment to population ratio tahun 2023 dari angka 59,75% naik menjadi 66,56%.

3). Indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2023 berada pada angka 71,68 naik menjadi 72,54 dengan angka harapan hidup tahun 2023 dari 70,88 naik menjadi 71,18 dan harapan lama sekolah tahun 2023 dari angka 13,69 naik menjadi 13,70 dengan rata-rata lama sekolah tahun 2023 dari angka 9,35 naik menjadi 9,59 dan pengeluaran per kapita tahun 2023 angka 9,324 juta rupiah naik menjadi 9,706 juta rupiah.

4). Produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tahun 2023 dari angka 3.787,54 miliyar rupiah turun menjadi 3.012,90 miliar rupiah dan atas dasar harga konstan (ADHK) di tahun 2023 dari angka 2.244,59 miliyar rupiah turun menjadi 1.751,00 miliyar rupiah.

5). Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 4,67% sedangkan pada triwulan
ketiga tahun 2024 meningkat menjadi 5,20%.

6). Perkembangan indeks perubahan harga (IPH) selama tahun 2024, selalu berada di bawah angka nol, dan berakhir di angka 0,85. itu berarti harus menjadi perhatian serius dari kita semua, sehingga tidak terjadi inflasi.

7). Kabupaten SBB merupakan kabupaten non IHK dan sebagai kabupaten penyangga ihk kota ambon, komunitas andil perubahan harga sampai dengan akhir bulan november 2024 menunjukan deflasi sebesar
0,78%.

8). Jumlah balita di Kabupaten SBB sampai dengan november 2024 sebesar 15.960 jiwa, sedangkan dari balita yang stunting 1.918 jiwa, dan sudah dilakukan intervensi oleh pemerintah daerah, sehingga angka berkurang menjadi 1.863 jiwa dan masih dalam pengawasan tim pengendalian stunting melalui kegiatan kase bening SBB.

9). Pemerintah daerah juga telah membuat beberapa langkah strategis sebagai upaya penyehatan badan usaha milik daerah saka mese nusa utama atau Persero melalui
penugasan pengelolaan barang milik daerah antara lain; (unit pengelolaan perikanan, air bersih kota Piru dan objek wisata air putri).

10). Dalam bidang pelayanan publik seperti adminduk dan perizinan berusaha telah
dilakukan upaya langkah inovatif dalam meningkatkan jaminan mutu melalui kegiatan jemput bola dengan pola sapa dan layan gratis sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, dan sampai dengan 31 desember 2024, telah dilayani penerbitan KK sebanyak 5.050 lembar, perekaman ktp elektronik sebanyak 8.034 kali, pencetakan KTP-eltronik sebanyak 22.463 lembar.

Penerbitan NIK bagi WNI sebanyak 5.087 jiwa, dan akte kelahiran sebanyak 6.484 lembar, akta kematian sebanyak 926 lembar, akta pernikahan sebanyak 582 lembar, akta perceraian sebanyak 16 lembar dan surat pinda penduduk sebanyak 6.388 serta mutasi masuk sebanyak 3.232 lembar. termasuk inovasi bayi lahir di rsud langsung terbit akte kelahiran.

11).Dibidang kesehatan kita terus berbenah melalui, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, serta penyediaan tenaga medis khusus dokter spesialis, serta upaya kedepan bagaimana menjadikan rumah sakit umum daerah sebagai rumah sakit layanan prioritas penyakit kanker, jantung stroke, uronufro dan kesehatan ibu dan anak.

12). Bidang pendidikan tetap didorong peningkatan mutu dan tenaga kependidikan melalui program sekolah unggulan dan guru penggerak, dalam wilayah atau rayon.

13). Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, yang telah dibangun untuk membuka keterisolasian dan mengusulkan dan mengalokasikan perbaikan pembangunan jalan lintas Hukukecil, Manusa, Riring rumahsoal, Huamual, lingkar Pulau Buano, Kelang dan Manipa yang terus berlanjut secara bertahap.

14). Seiring dengan peningkatan perekonomian masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk program peka desa (pemanfaatan pekarangan desa) melalui kegiatan dana desa dan alokasi dana desa.

15). Dibidang tata kelola keuangan dan pengawasan, dari opini BPK RI, di tahun 2024 atas hasil audit pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2023, daerah kita dapat keluar dari opini disclaimer ke opini WDP atau wajar dengan pengecualian.(**).`