SBB-Pelaku usaha mandiri Desa Waesala yang tergabung dalam Kelompok Madini Madania (MD2) menggelar launching produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bertempat di Kantor Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu, 2 Juli 2025.
Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, M. Yusuf Rusdi Kaliky, Pemerintah Desa Waesala, Ketua Yayasan Kopi Maluku Viqjelen Deltawan Kusaly dan perwakilan pelaku UMKM setempat.
Mewakili Kepala Badan Perencanaan Kabupaten Seram Bagian Barat, Yusuf Kaliky dalam sambutannya mendukung pelaku UMKM Desa Waesala sebagai wujud dari visi Kabupaten SBB Maju” dengan misi mewujudkan iklim investasi dan ekonomi daerah yang kondusif dan berkelanjutan berbasis agro-marine yang bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi pelaku usaha lokal dan UMKM serta memperkuat akses pasar, konektivitas logistik dan sistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami atas nama pemerintah daerah mendorong UMKM Desa Waesala dalam upaya berkolaborasi dalam penyelarasan arah kebijakan daerah guna menciptakan peningkatan ekonomi masyarakat desa Waesala”. Kata Yusuf Kaliky.

Sementara itu Koordinator UMKM MD2 Desa Waesala, Dewiyanti Tomia mengajak masyarakat yang terdiri dari janda, lanjut usia yang masih produktif, ibu-ibu muda, serta pemuda untuk berkreasi mengelola produk lokal desa Waesala untuk dikembangkan menjadi salah satu penunjang ekonomi keluarga.
Tomia menyampaikan, adapun produk UMKM MD2 Desa Waesala yang dikembangkan terdiri dari tiga kategori yakni, kategori produk herbal minyak kayu putih tradisional yang dihasilkan melalui proses penyulingan alami, menghadirkan aroma khas dan manfaat kesehatan.
Sedangkan makanan khas seperti sagu lempeng, sagu mutiara (bubur ne, dodol durian, manisan pala, waji Waesala).
“Selain itu, ada juga kategori minuman seperti kopi penco nampoly (kopi rempah), jus pala khas Waesala.” tutur Tomia.
Menurut Tomia, pengembangan produk lokal desa Waesala ini sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lokal, kita dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa Waesala.
Program ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan produk lokal, “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan membantu kami meningkatkan ekonomi masyarakat Waesala.
“Sesuai dengan namanya UMKM Madini Madania (MD) Waesala berarti kekayaan alam yang dikelola secara beradab dan berperadaban untuk kesejahteraan Masyarakat Waesala”. Tutup Dewi (Yeni).

