SBB,-Pemalangan jalan Trans Seram yang dilakukan warga Desa Allang Asaude, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, sudah dibuka. Aktivitas kembali normal. Selasa 10 Februari 2026.
Pemalangan jalan dibuka setelah adanya koordinasi antara warga dengan aparat kemanan dalam hal ini Polsek Huamual Belakang, Polres Seram Bagian Barat (SBB).
Setelah negosiasi disepakati bersama akhir palang jalan dibuka warga desa setempat dibantu personel Polsek dan Polres SBB.
Dalam koordinasi bersama, Kata Kapolsek Ipda Ashar, warga setempat menuntut dan meminta agar pelaku pembakaran segera ditangkap dan ganti kerugian material.
“Tuntutan warga sudah diterima, dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,”kata Kapolsek.
Kapolsek juga menyampaikan pemalangan jalan yang dilakukan warga Desa AllangAsaude dipicu adanya pembakaran motor milik warga petani desa setempat oleh orang tak dikenal.
“Ada empat buah motor milik petani penyulingan minyak kayu putih yang dibakar di lokasi lahan kayu putih antara Desa AllangAsaude dan dusun Hanunu.”kata Kapolsek.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa aksi pemalangan jalan merupakan perbuatan melanggar hukum serta menghimbau agar masyarakat tidak kembali melakukan tindakan serupa.
Kepolisian juga menghimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan mempercayakan penanganan masalah ini kepada pihak kepolisian. Polres SBB juga berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat (**)

