Jembatan Wai Nui Elpaputih Diresmikan: Warga Merasa Aman, Tak Lagi Menyusuri Sungai

Penjabat Bupati SBB, Achmad Jais Eli

SBB,Teraslalane.Com-Penjabat Bupati Dr. Achmad Jais Eli meresmikan Jembatan Wai Nui, Desa Sumeith Pasinaro, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Penjabat Bupati SBB. Ia didampingi Kepala Kejari SBB Bambang Tutuko dan Sekda Leverne A.Tuasuun beserta OPD lingkup Pemda setempat, Selasa (17/12/2024). Kehadiran mereka disambut dengan tarian cakalele.

Sebelum diresmikan, Penjabat Bupati Achmad Jais Eli dalam sambutannya mengatakan, pembangunan infrastruktur berupa jembatan Wae Nui merupakan hal yang dirasakan sangat penting karena dapat menghubungkan masyarakat pesisir dan pegunungan maupun antar desa sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Penjabat Bupati SBB dan rombongan tiba di lokasi kegiatan peresmian jembatan Wai Nui, disambut dengan tarian cakalele.

”Jembatan Wai Nui ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah serta komitmen dalam pembangunan secara merata serta memfasilitasi masyarakat agar tetap aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan,” demikian disampaikan orang nomor satu di Kabupaten SBB itu.

Penjabat Bupati bilang, selain itu dapat memberikan manfaat dalam waktu tempuh, dengan adanya jembatan ini masyarakat sudah tidak lagi menyusuri sungai yang terkadang tidak tentu dan dapat membahayakan warga ketika melakukan proses perjalanan.

”Jembatan Wae Nui ini direncanakan pada tahun 2019 dan pelaksanaannya baru pada tahun 2023, hari ini dapat terselesaikan dengan baik sesuai dengan tahapan pembangunannya.”tandasnya.

Disampaikannya, hal ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi seluruh masyarakat pegunungan terkhusus di Kecamatan Elpaputih, karena beban transportasi yang selama ini menjadi suatu tantangan dalam proses pembangunan kesejahteraan masyarakat terselesaikan dengan baik, dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Harapan saya, selaku pimpinan daerah agar supaya mari bersama-sama kita menjaga dan memelihara aset yang sudah ada ini, sehingga dapat optimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan sedikit demi sedikit memutus keterisolasian dan hambatan geografis di daerah ini.”pungkasnya(**).