SBB,Teraslalane.Com-Ketua Komisi III DPRD SBB Andi Akbar meminta agar puskesmas Tahalupu serius melakukan penanganan terhadap korban gigitan anjing rabies di Persiapan desa Tihu, Kecamatan Huamual Belakang, yang terjadi pada Rabu (7/1/2025)
Pasca kejadian itu, ketua Komisi III DPRD Seram Bagian Barat langsung merespon dengan menghubungi kepala puskesmas untuk memastikan kondisi kesehatan korban gigitan anjing rabies itu.
”Saya sudah hubungi kepala puskesmas Tahalupu, dan mintakan para korban diberikan penanganan dengan baik, rutin dan intensif, agar kesehatan mereka cepat membaik,” kata Andi.
Disampaikan Andi, sesuai dengan penjelasan kepala puskesmas, tiga korban sudah mendapatkan perawatan secara intensif dari tenaga medis, kesehatan mereka menjadi perhatian serius pihak puskesmas setempat.

”Kita menunggu perkembangan selanjutnya soal kondisi kesehatan para korban dari pihak puskesmas. Saya akan terus memantau kasus ini,” ujarnya.
Kapus sudah janjikan akan sampaikan perkembangan tentang korban kepada saya selaku ketua komisi III DPRD SBB. Pada intinya korban sudah ditangani dengan sebaik mungkin, dan tanggungjawab penuh pihak kesehatan dalam melihat masalah ini, pastinya ada langkah-langkah yang dilakukan agar virus anjing rabies tidak merebak dan memakan korban lagi.
”Kita juga mendorong agar ada upaya-upaya yang dilakukan pihak puskesmas Tahalupu terhadap anjing-anjing yang berkeliaran didesa setempat, langkah awal dengan cara vaksinasi,” cetusnya.
Sedangkan Mantri Dodi Kepala Puskesmas Tahalupu, menyampaikan pihak sudah melakukan penanganan dengan baik terhadap para korban, dengan membersihkan luka-luka akibat gigitan anjing rabies itu, bahkan anjing tersebut ditangkap oleh warga setempat. Dari kemarin kita sudah lakukan pertolongan pertama kepada para korban.
”Selanjutnya pihaknya segera akan melakukan vaksinasi terhadap anjing-anjing yang ada didesa Tihu,”ungkap Kapus.
Saya sangat berterima kasih kepada ketua Komisi III DPRD SBB yang sudah melakukan koordinasi dan ikut prihatin terhadap kasus ini. Kata Kapus, pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk merebak virus anjing rabies, dengan harapan tidak ada lagi korban gigitan anjing rabies berikutnya.”pungkasnya (**)

