TPP Nakes Belum Dibayar, Tenaga Kesehatan di SBB Resah

SBB-Tunjangan Pelayanan Publik (TPP) tenaga kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, belum dibayar selama beberapa bulan. Kondisi ini menyebabkan resah dan kekecewaan di kalangan tenaga kesehatan.

Menurut tenaga kesehatan, TPP merupakan salah satu bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, hingga saat ini TPP belum dibayar, sehingga menyebabkan kesulitan ekonomi bagi tenaga kesehatan.

“Kami sangat kecewa karena TPP belum dibayar dan berharap agar pemerintah dapat segera membayar TPP kami sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan hidup kami,” kata salah satu tenaga kesehatan yang enggan namanya dipublikasikan kepada media ini, Rabu (14/5/2025).

“TPP Nakes belum di bayar dinas Kesehatan SBB mulai Januari, Maret dan April 2025,”tambah sumber.

Para nakes sangat berharap agar pemerintah dapat memberikan jaminan bahwa TPP akan dibayar secara rutin di masa depan. Jangan ada lagi keterlambatan seperti saat ini.

“Kami ingin tahu apa penyebab keterlambatan pembayaran TPP dan ingin tahu apa yang akan dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa TPP kami dibayar secara rutin di masa depan,” kata sumber.

Tenaga Kesehatan, Pemerintah Kabupaten SBB diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa TPP tenaga kesehatan dibayar secara rutin.

“Keterlambatan pembayaran TPP dapat berdampak pada kesejahteraan tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten SBB,”pungkasnya(**)