SBT,Teraslalane.com – Komite Sekolah Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Kabupaten Seram Bagian Timur (SMP N 11 SBT) membantah isyu mengenai dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Kepala Sekolah di SMP itu.
Ketua komite SMP Negeri 11 SBT Sabas Rumuar kepada media ini mengungkapkan, informasi yang sengaja dimainkan oleh oknum guru di tengah-tengah masyarakat Kecamatan Siritaun Wida Timur ini tidaklah benar.
Menurutnya, informasi atau isyu yang di mainkan tersebut adalah untuk menjatuhkan nama baik serta popularitas mantan kepala Sekolah Hasanudin Rumakabis yang saat ini telah menjabat sebagai kepala seksi sarana dan prasarana Sekolah Dasar (SD) di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga SBT.
” Isyu itu seng (tidak) benar, jangan mengadu domba guru di SMP Negeri 11, karena mantan kepala itu orangnya baik,” Ucap Sabas Rumuar.
Ketua komite ini kemudian menjelaskan, mantan Kepala sekolah SMP negeri 11 SBT diketahui, selalu terlibat dalam kegiatan-kegiatan dalam rangka memajukan pendidikan di kecamatan Siritaun Wida Timur maupun kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat setempat.
Dia mengakui, Kepala Sekolah yang baru meniggalkan SMP tersebut sebulan yang lalu itu juga memiliki jiwa membangun, karena telah terbukti, dari Sekolah yang dulunya belum lengkap sarana dan prasarana Sekolah, kini Sekolah ini telah memiliki kemajuan yang signifikan.
” Mantan kepala Sekolah itu punya jiwa membangun yang tinggi, karena saat ini pembangunan di sekolah SMP 11 telah memiliki semua fasilitas sarana prasarana yang lengkap, bahkan SMP 11 menjadi sekolah unggulan di wilayah kecamatan Siritaun Wida Timur, jadi tidak mungkin beliau melakukan hal-hal sekeji itu, ” Jelasnya.
Komite sekolah yang juga merupakan warga setempat, menambahkan, Hasanuddin Rumakabis selama menjabat sebagai kepala sekolah, dia dikenal sebagai seorang kepala sekolah yang visoner dalam membangun sekolah yang dia pimpinan.
” Dia adalah kepala sekolah visioner, dan memiliki jiwa juang yang besar membangun lembaga yang dia pimpinan, serta banyak memperjuangkan nasib bawahannya,” Ungkapnya.
Diakhir pernyataannya, Sabas Rumuar meminta agar semua guru di SMP negeri 11 ini, mesti menjaga komunikasi dan solidaritas antar sesama guru, bukan saling menjatuhkan dengan cara mencari-cari kesalahan yang guru yang lain.
Selain itu, Sahidin Rumain meminta agar semua orang tidak terprovokasi dengan isyu-isyu negatif yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sebab menurutnya, informasi yang sengaja dimainkan tersebut ingin menghancurkan karier mantan kepala sekolah dimaksud.
” Masyarakat jangan percaya dengan isyu yang dilancarkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab kepada pak Rumakabis, karena isyu ini sengaja dimainkan untuk menghancurkan kerir beliu yang saat ini sedang bagus, ” Katanya kepada media ini.

