SBT-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kota Bula.
Bantuan yang di serahkan kepada warga korban kebakaran ini, diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBT, Kamis (12/06/2025).
Bantuan tersebut serahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) SBT A, Q Amahoru yang didampingi Kepala BPBD Bahrun Weul Artafela, Asisten I Setda Ambo Wokanubun, Kepala Dinas Pendidikan SBT Afiudin Rumakway, Camat Bula Fitria Kilbaren dan Penjabat Kepala Desa Bula Hanafi Kilbaren.
Usai penyerahan bantuan, Kepala BPBD SBT Bahrum Weul Artafela kepada wartawan mengungkapkan bantuan yang diberikan tersebut merupakan stimulan dalam mencukupi kebutuhan dasar para korban kebakaran di wilayah pantai pos itu.
“Pemerintah daerah melalui BPBD, memberikan bantuan berupa kebutuhan dasar seperti beras, sarimi, minyak kelapa, telur dan lain sebagainya,”ucap kepala BPBD SBT.
Disampaikannya, bantuan itu diberikan kepada 15 kepala keluarga (KK) yang mengalami musibah naas tersebut, sehingga lanjut kepala BPBD ini, bahwa bantuan kebutuhan dasar warga terdampak ini akan bertahan hingga tujuh hari kedepan dan akan ditambahkan lagi.
“Ini kita prediksi untuk tujuh hari kedepan, mereka butuh lagi, kita tambah tujuh hari kedepan lagi,” lanjutnya.
Dirinya mengaku, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) BPBD baru bergerak setelah tiga hari pasca kebakaran, sehingga pihaknya kini telah memasang tenda darurat sebagai tempat tinggal bagi warga yang rumahnya hangus terbakar.
“Ini bukan pemerintah daerah tidak peduli, tapi kan kita butuh SOPnya, diamana hari pertama belum bisa karena kondisi lapangan yang masih terasa, dan hari ketiga kita pembersihan langsung kita pasang tenda, ” Tambahnya.
Sementara, mengenai rumah tempat tinggal korban kebakaran,ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini berkomunikasi dengan dinas perumahan untuk peristiwa ini dijadikan sebagai kejadian bencana, sehingga dapat diusulkan pembangunan perumahan bagi mereka yang menjadi korban kebakaran itu.
“Insya Allah untuk rumah mereka ini, kita berkoordinasi dengan dinas perumahan lalu kita bikin kejadian bencana agar kita bisa usulkan ke kementerian perumahan untuk pembangunan rumah mereka.”pungkasnya(BW).

